Perjalanan Jakarta – Jogja – Dieng Plateau – Solo

Berhubung masih karyawan baru dikantor, dengan sejuta alasan akhirnya bisa juga minta libur di hari kejepit nasional, mimpi untuk bisa bersingle-backpacker ke Dataran Tinggi Dieng akhirnya bisa tercapai juga !

Jumat 3 Desember 2010, jam 19.00 backpack semua barang2 ke dalam tas ransel, baju 2 pasang, celana 2 pasang, underwear berpasang-pasang, kamera prosumer Fuji S2000, tepat jam 22.00 akhirnya saya meluncur ke terminal pulo gadung, menurut informasi satu-satunya transportasi menuju wonosobo malam hari yakni di terminal pulo gadung, untuk menghindari resiko akhirnya saya menunggu bus menuju wonosobo, saya menunggu di gerbang tol cakung. akhirnya jam 23.30 bus yang saya tunggu datang, PO Putri Jaya kelas ekonomi, kemudian saya naik, sangat sepi penumpangnya, dan ternyata busnya masih menunggu penumpang ditempat yang sama, sampai 2 jam ngetem akhirnya habis kesabaran saya, akhirnya saya turun lagi memutuskan kembali kerumah dan untuk cari kendaraan lain besok pagi.

Sabtu, 4 Desember 2010 Pagi jam 05.00 saya menghubungi teman di jogja, akhirnya disarankan untuk menuju jogja dahulu dan dia akan mendampingi perjalanan saya untuk bisa mencapai Dieng. Tiba di stasiun pukul 06.00, saya beli tiket Fajar Utama menuju Jogja kelas bisnis dengan harga 135.000,- , tepat jam 06.50 kereta tiba dan berangkat menuju Jogja. Hufhh lega akhirnya saya berangkat juga.. Selama diperjalanan saya gunakan untuk tidur, iseng-iseng foto candid pedagang asongan dikereta, tak ketinggalan update status via FB, YM, twitter, BBM, i said “Dieng i’m coming…!”

Tepat jam 15.30 akhirnya kereta yang saya tumpangi tiba distasiun Tugu, hujan deras mengguyur Jogja sore itu, saya hubungi teman dan janjian di Malioboro, sambil menunggu hujan teduh saya menunggu diwarung Hiks sambil makan nasi Langgi, ngopi sambil ajak ngobrol tukang-tukang becak yang lagi pada meringkuk kedinginan sambil menghisap rokok kreteknya masing-masing, mantap deh baaang..!

Jam 17.00 akhirnya teman saya datang, langsung diajak ke Kos-annya untuk merencanakan acara berikutnya, tiba dikos saya langsung mandi dan membicarakan rencana selanjutnya, selesai mandi, istirahat sebentar akhirnya kami keluar rumah, sewa mobil avanza dengan biaya cuma Rp.100.000,-/ hari, wow murah banget, kamipun meluncur Kemalioboro beli oleh-oleh (takut ga sempet ke maliobro lagi, hehe…), minum kopi Joss, ke alun-alun selatan makan roti bakar, tepat jam 22.00 kami kembali ke Kos untuk menyiapkan barang-barang, kami memutuskan untuk berangkat menuju Dieng Malam itu juga. Sebenarnya kami cukup nekat, karena menurut beberapa teman menyarankan tunggu pagi aja, karena cuaca kurang bersahabat, selain hujan, jalan menuju dieng kalau malam hari sangat beresiko dengan tanjakan dan turunan yang sangat Curam, apalagi kondisi habis hujan, kabut akan sangat tebal. Tapi itu tidak menyurutkan langkah kami untuk berangkat malam itu juga.

Selesai packing Tepat jam 22.30 kamipun meluncur menuju wonosobo via magelang, temanggung, dan seterusnya. Dengan kecepatan rata-rata 80-100km/jam, tepat jam 02.30 kami tiba di wonosobo dan beristirahat Rumah makan MURAH, tempat transit sebelum pendakian jalan menuju Dataran Tinggi Dieng. Ngopi, ngobrol-ngobrol sebentar dengan orang-orang setempat, tepat jam 04.00 kami melanjutkan perjalanan menuju Dataran tinggi Dieng. Dan benar juga, setengah perjalanan, kami dihadang Kabut Tebal, jarak pandang cuma 10 meter, tapi kami tetap nekat melanjutkan perjalanan supaya kami bisa mencapai Pos Pemantauan gunung Sindoro untuk berburu Sunrise pagi itu, dengan kecepatan 10-20km/ jam kami tetap mendaki, dengan acuan garis putih jalan sebagai penuntun jalan, karena jarak pandang cuma 10 meter, weew, deg-degan ! Yang kami takutkan cuma satu, nyemplung ke jurang doang, hahaha…

Akhirnya setelah perjuangan berat, tepat jam 05.00 kami tiba di pos pemantauan 1 Gunung Sindoro, kemudian memarkir mobil kami, kamipun naik ke Pos Pemantauan sambil berburu sunrise pagi itu, kamera dan tripod sudah siap menunggu kemunculan matahari dari balik gunung Sindoro, tapi sayang seribu sayang, matahari enggan muncul, cuaca pagi itu tidak bersahabat, hmmm…. Akhirnya kami tetap mengambil gambar keindahan Puncak gunung Sindoro yang penampakannya cukup bersih dari kabut.

(bersambung…)

One response

24 07 2013
Brameylianto Hari

salam petualang

perkenalkan saya brameylianto hari market promotion dari cv.arung jeram serayu, mohon maaf saya mau menawarkan paket arung jeram di serayu.

Bosan tempat wisata yang biasa-biasa saja atau kurang menantang? Mari rasakan sensasi wisata arung jeram di sungai serayu banjarnegara bersama kami Arung jeram serayu untuk informasi silahkan kunjungi website kami di

http://arungjeramserayu.com/site

pin:3135D400
phone :+6285247097777
telp/fax : (0286) 5833313
email : info@arungjeramserayu.com

untuk mendapatkan harga paket arung jeram di sungai serayu silahkan invite pin bb saya atau bisa tinggalkan alamat email di inbook email kami, biar langsung kami kirimkan penawaranya via email.mohon maaf menganggu waktunya.

jabat erat dan semoga sungai mempertemukan kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: