Mengunjungi Surga tersembunyi Teluk Kiluan – lampung Selatan

22 07 2010

Huffh, rencana keberangkatan yang harusnya jam 21.00 jadi molor gara-gara mobil yang kita charter membatalkan sepihak, setelah menyelesaikan segala sesuatunya akhirnya kamipun berangkat menuju Lampung, Let’s go!

Tepat hari Jumat tanggal 9 Juli 2010 jam 23.00 kami berangkat dari lapangan golf put-put Senayan menggunakan armada 2 mobil elf dan 1 mobil phanter, tiba dipelabuhan Merak tepat jam 03.30, kamipun harus antri karena perjalanan kali ini berbarengan dengan arus balik liburan sekolah. Setelah antri lumayan lama, akhirnya mobil kamipun naik ke lambung kapal ferry untuk mengantar kami ke pulau sumatera tepatnya propinsi Lampung.

Kali ini kami cukup beruntung lho, soalnya kita berangkat jam 04.50 jadi pas berbarengan dengan sunrise, wuiih indah banget! melihat sunrise dari atas Kapal Ferry ditengah laut.

Pukul 07.30 kapal bersandar di pelabuhan Bakauheni, dan iring-iringan mobil kami melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Karang untuk beristirat. jam 11.00 kami tiba di Tanjung karang untuk beristirahat 1 jam, yang kemudian kami melanjutkan perjalanan pertama kami yaitu Pantai Mutun dan Pulau Tangkil yang searah dengan tujuan utama trip kami yaitu Teluk Kiluan. tepat jam 13.00 kami tiba di Pantai Mutun, Hmm.., kesan pertama ngeliat pantai ini setengah kecewa sih,karena ga jauh dengan pantai-pantai dijakarta & dianyer, hanya disini agak bersih karena berpasir putih. Disini ramai banget, anak2, ibu2, rombongan sekolah, dan warung-warung yang menjajakan makanan. Tanpa basa-basi kami pun langsung mencarter perahu untuk menuju Pulau Tangkil, dengan biaya 5rb/ orang, kami menyewa 2 perahu kecil dan sekitar 5 menit kami sampai dilokasi, dan sama saja, disinipun rame pengunjung. Hmm, yaudahlah dah terlanjur, foto22, bananaboat22, kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Teluk Kiluan, yeah go22!

Diiringi hujan lebat, pukul 15.30 kami berangkat menuju teluk kiluan, tapi sayang ditengah jalan terkena musibah, ban mobil elf yang ditumpangi bocor alias gembos, dan ban cadangan ternyata juga gembos! waduh22, mana susah disini cari tukang tambal ban, akhirnya saya langsung bawa kedua ban tersebut mencari tukang tambal ban, ternyata didaerah pedalaman seperti ini susah banget cari tukang tambal ban, ga seperti di Jakarta! Ketemu tukang tambal ban, langsung ditambal sama abangnya, selesai, berapa bang?? 70ribu, hahhh??? Muahaal banget, 1 ban kena 35 ribu, halahh22, dia tau ini mobil plat jakarta makanya dimahalin, yaudahlah langsung bayar aja.

tepat jam 17.00 Kami melanjutkan perjalanan menempuh daerah padang cermin untuk menuju Teluk Kiluan, benar-benar tak disangka, jalan yang kita tempuh benar2 indah pemandangannya. jalan selebar pas 2 mobil, dikanan sawah, dikiri perairan Samudera hindia yang sangat tenang diselimutin cahaya jingga menjelang sunset, kok jadi berpuisi, lanjuttt..!

Setelah menempuh jalan beraspal mulus, tepat jam 19.00 kami harus menempuh jalan mendaki gunung, tanpa aspal hanya jalan tanah berbatu, naik turun, menikung, turunan, tanjakan 45 derajat diselingi tikungan tajam bersebelahan dikanan tebing curam dan dikiri jurang yang siap menampung rombongan kita kalau terjatuh (hhmm..), ditambah lagi jalan ini sepi dan gelap gulita, bener2 pengalaman mendebarkan!!

Setelah perut kita dikocok2 selama 2 jam menempuh jalan tanah berbatu, akhirnya kami tiba disuatu desa, entah apa namanya, ketika kami memasuki desa tersebut warga desa pada keluar rumah, rombongan kitapun jadi perhatian mereka, menembarkan senyuman ke rombongan (pdhl ga ada yg kenal, xixixi…) anak-anak pulang mengaji pada dadah2 sama kita,  berasa jadi pejabat negara kunjungan kerja, haha…

Di Desa tersebut, 2 pemandu kami telah menunggu di salahsatu rumah warga desa, saya pun bersalaman dan sempat bercengkrama beberapa saat dengan warga setempat. Pas mau berangkat lho?? pada kemana ini penumpangnya?? ternyata pada ngabur ke warung bakso. karena memang belum pada makan,  daripada manyun mending makan bakso juga, bener2 ketiban duren runtuh nih tukang bakso, dapet orderan langsung 32 mangkok, hahaha..!

Setelah pasukan siap, kamipun berpamitan dengan warga desa setempat untuk kembali melanjutkan perjalanan, saya kira sudah dekat, ternyata kita masih harus mendaki beberapa bukit lagi sekitar 1 jam perjalanan menempuh jalan tanah dan batu lagi, Cape deh…!

melewati jalan gelap gulita, mendaki bukit, menuruni bukit, iring-iringan mobil kami didampingi dengan 2 motor pemandu kami yang selalu berjaga-jaga disetiap tikungan dan tanjakan, mereka memandu karena medan kali ini cukup sulit, ada kalanya kami harus bergantian untuk melewati jalanan turunan yang sangat curam, setelah mobil pertama tiba dibawah gantian mobil berikutnya, terus hingga ketiga mobil kami melewati turunan tersebut.  ketika kami hampir sampai, kami harus melewati menyeberangi sungai kecil (kurang lebih 4 meter) jembatan kayu pas seukuran lebar badan mobil, karena tidak memungkinkan, para penumpang diharuskan turun agar beban mobil lebih ringan, setelah melewati jembatan tersebut, ternyata ada jembatan yang sama dimana penumpang harus turun lagi, Weww…!

15 menit kemudian kami tiba dilokasi, mobil kami diparkir disalah satu kerabat pemilik cottege dan kami harus melanjutkan perjalanan skitar 1km menggunakan Ojek motor, karena untuk mencapai lokasi disni hanya jalan setapak yang sudah diaspal.

Sepanjang perjalanan rumah-rumah hanya diterangi lampu temaram, terlihat dari jauh penduduk mengintip dari tirai jendela rumah2 mereka yang sederhana, dan anak2nya dadah22 sama kita, yaudah kita dadahin balik sambil mesam-mesem,xixixi…

tepat jam 21.15 kami tiba di Cottege tempat kami bermalam, disana sudah menyambut sang penjaga cottege Pak Solihin dan keluarganya beserta warga setempat yang siap melayani kami, peserta lainpun mayoritas perempuan langsung masuk kecottege, mandi, beres2, dan kembali ketempat kami berkumpul. Dikursi2 kayu melingkar tepat disisi Teluk kiluan kami berkumpul, beristirahat, bercerita2 selama dalam perjalanan sambil menikmati secangkir kopi lampung ditemani langit yang sangat cerah dengan bintang2 yang bertaburan dilangit, acara bakar ikan pun jadi penutup kegiatan kami malam itu sampai dengan pukul 01.00 baru kami semua beristirahat untuk melanjutkan kegiatan Dolphin Tour dipagi hari!!

Sebagai informasi, teluk kiluan ini baru diekspos tahun 2009, teluk ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat dibawah yayasan Cikal ekowisata, sehingga walaupun dikelola untuk tujuan wisata, tetap memperhatikan kelestarian kekayaan alam dan biota laut yang ada di Teluk Kiluan. beberapa kegiatan yang dapat dilakukan dsini adalah Snorkeling menikmati keindahan biota bawah laut yang masih alami, kegiatan surfing di seberang cottege kami menginap, dan Tur Lumba-lumba dengan dimana kita bisa bermain dengan ratusan lumba-lumba dihabitatnya yang merupakan terbesar diasia tenggara, dengan perahu Jukung dipagi hari, kita akan diantarkan ke laut lepas untuk bermain dengan lumba-lumba dipagi hari. dan ternyata mayoritas pendatang yang ke Teluk Kiluan masih didomonasi oleh wisatawan asing, sementara kunjungan wisatawan lokal sangat jarang dan mungkin kita adalah rombongan terbesar yang pernah kesini, 32 Orang! prikitiww…!

Kita lanjutin lagi ceritanya ok!

malam itu kami yang laki-laki (sekitar 6 org termasuk driver) cukup larut untuk tidur, kami masih menikmati keheningan malam di tepi teluk kiluan, Si Ibu tak henti-hentinya membuatkan kopi untuk kami, ketika kopi hampir abis, si ibu pun dengan sigap menyiapkan kopi hangat lagi, haduuhh ampunn buuu…!!

Pagi ini (minggu 11 juni 2010) pukul 05.00 kami sudah bersiap-siap untuk berwisata mengunjungi Lumba-lumba, pak solihin pun sudah bangun menyiapkan perahu Jukung, ada sekitar 11 perahu jukung (kapasitas 1 perahu 2-3 org) yang siap mengantar kami untuk bermain dengan Lumba-lumba di samudera Hindia.

Setelah siap, kami menggunakan life jacket untuk keamanan kami, perahu kami pun satu-satu berangkat menuju laut lepas di samudera hindia, untuk bertemu dengan lumba-lumba. kami pun keluar dari Teluk sekitar  1 jam perjalanan kami pun bertemu dengan gerombolan lumba-lumba yang sedang asyik bermain dan menari-nari, mengetahui kedatangan kami, lumba-lumbapun semakin bertingkah lucu, ada yang menari-nari, melompat keudara, dan main petak umpet dengan kita. Tak pelak kami dengan kamera seadanya dengan sigap siap memotret setiap Lumba-lumba yang muncul kepermukaan, weleh222, benar2 menyenangkan!

Setelah puas bermain dengan lumba-lumba, kami diajak berkeliling untuk melihat batu candi, batu candi ini merupakan batukarang yang ada ditengah laut menyerupai candi yang terbentuk secara alami oleh deburan ombak air laut. Kemudian kami diajak ke tempat lokasi surfing, dimana mayoritas disini adalah wisman-wisman asing yang bermain surfing, kemudian tujuan terakhir kami adalah pulau Kiluan untuk melakukan kegiatan Snorkeling. ternyata kejernihan air dan keindahan biota laut dan terumbu karang disini masih sangat alami dan terjaga, ikan-ikan cantik berkeliaran makin menambah keindahan alam bawah laut Teluk Kiluan.

tepat jam 10.30 kamipun kembali ke cottege untuk makan pagi, atau mungkin makan siang kali ya, sambil bersiap-siap dan berkemas-kemas untuk kembali ke jakarta. tepat jam 12.00 kami dan semua rombongan berpamitan dengan pak Solihin dan keluarganya, dan warga desa setempat, kali ini untuk mencapai lokasi parkir mobil kami sengaja berjalan kaki, untuk menikmati keindahan tradisi desa yang masih sangat alami, mereka terdiri dari beberapa suku seperti Suku bugis, Suku bali, Suku Jawa, dan sumatera. jadi jangan heran kalau ketemu Pura disana, karena disana juga ada orang balinya!

Akhirnya iring-iringan mobil kamipun berangkat kembali menuju jakarta dan membawa sejuta cerita untuk kita kabarkan bahwa masih adalah surga tersembunyi tak jauh dari jakarta, menempuh perjalanan jauh, beristirahat dijalan, penyeberangan Ferry dipelabuhan bakauheni, akhirnya tepat pukul 02.00 kami tiba dijakarta, dan semua berpisah di depan Plaza Semanggi untuk kembali ke rumah masing-masing.

Akhirnya lelah kamipun terbayarkan dengan pengalaman yang mengesankan selama diperjalanan dan di Teluk Kiluan, Viva Kiluan Bay!!

Ini dia hasil jepretan selama perjalanan kami, cekebrott!

Berpapasan dengan kapal ferry "joemla" di lampung

Dari Pantai Mutun Menuju Pulau Tangkil

Mejeng dulu dipulau tangkil

Bermacet ria waktu masuk ke lambung kapal ferry!

Jalan dari pantai Mutun menuju Teluk Kiluan

Undahnya jalan menuju teluk kiluan di sore hari

etemu pemandangan bagus Narsispun tak terbendung! hayoo Saya yg mana? yang berbaju hitam!

Iring-iringan berlomba-lomba menuju kiluan..!

Gud Morning Kiluan!!

Mengintp Homestay pak Solihin

Yuk berangkattt Dolphin tour!

Ketemu kapal penangkap ikan!

Cantiknya ujung Teluk Kiluan menjelang laut lepas

Pasir putih dan jernihnya air tepi pantai teluk kiluan

Balapan Perahu Jukung

satu-satunya Lumba-lumba yang tertangkap kamera

Jeprat-jepret lumba-lumba sampe lupa diri dah ditengah samudera hindia!

Jalan-jalan ke Batu Karang Candi

Lihat warna air Teluk Kiluan, cantik nian!

Ckckck, lihat warna airnya, biru air laut-nya itu lho unik bgt!

mengangkat perahu ketika kami tiba dipulau kiluan untuk snorkeling

Mejeng dulu!

Snorkeling Spot Here!

Teluk tempat kami menginap dari kejauhan

Kehidpan desa yang masih alami ditepi teluk kiluan

Homestay tempat kami yang laki-laki menginap

Homestay yang ditempati tim perempuan

Cottege II tempat kami menginap

Tempat bercengkrama di samping cottege kami menginap

Suasana jalan didesa teluk kiluan

Balai PKK desa, ternyata mau ada rapat PKK desa lho!

Salahsatu rumah warga desa

Masjid didesa

Siap-siap melanjutkan perjalan ke jakarta

narsis sebelum pulang

menuju Jakarta

Here we are...!


Aksi

Information

5 responses

3 12 2011
Ami Mustafa

aduh pengen cuy ke kiluan bay…daku asli asal lampung tapi lum prnah kesono..malu deh sama yang dari jakarta….alam ku indah ternyata

11 09 2014
ardiebackpacker

Keren lho disana.. hehe

13 12 2011
ardiebackpacker

Hehehe iya yah, saya juga bingun banyak org lampung tp ga tau kiluan itu dmn, padahal dijakarta teluk kiluan lagi booming banget.

15 06 2012
ali

WAWWWWWW teryata kiluan lbih dri yg di blngin..kra2 berapa uang tu abis

11 09 2014
ardiebackpacker

Enaknya kesana rame2 sewa mobil, budgetnya bisa ditekan drpd sendiri atau berdua bisa membludak budgetnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: